Selasa, 23 Desember 2025

KONFERENSI MEJA BUNDAR (KMB)




Konferensi Meja Bundar (KMB)
adalah pertemuan penting antara Indonesia dan Belanda yang menjadi puncak perjuangan diplomasi bangsa Indonesia untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan penuh setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.

🏛 Latar Belakang

  1. Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan (1945), Belanda berusaha kembali menjajah Indonesia dengan dalih “menertibkan keamanan”.

  2. Terjadi dua kali agresi militer Belanda (1947 dan 1948) yang mendapat kecaman dunia internasional.

  3. Tekanan dari PBB dan Amerika Serikat membuat Belanda setuju untuk berunding.

  4. Sebelumnya sudah ada dua perundingan (Linggarjati dan Renville) namun belum menyelesaikan masalah pokok, yaitu pengakuan kedaulatan Indonesia.

  5. Akhirnya disepakati untuk mengadakan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda, tahun 1949.


📅 Waktu dan Tempat

  • Waktu: 23 Agustus – 2 November 1949

  • Tempat: Den Haag, Belanda


👥 Peserta KMB

  1. Delegasi Indonesia: dipimpin oleh Mohammad Hatta

  2. Delegasi Belanda: dipimpin oleh Van Maarseveen

  3. Delegasi BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg), yaitu negara-negara boneka buatan Belanda di Indonesia, dipimpin oleh Sultan Hamid II

  4. United Nations Commission for Indonesia (UNCI) sebagai penengah


🎯 Tujuan KMB

  1. Menyelesaikan pertikaian antara Indonesia dan Belanda secara damai.

  2. Menentukan bentuk penyerahan kedaulatan kepada Indonesia.

  3. Membahas masalah ekonomi dan politik pasca penyerahan kekuasaan.


📜 Hasil Konferensi Meja Bundar

  1. Belanda mengakui kedaulatan Indonesia sepenuhnya kepada Republik Indonesia Serikat (RIS) pada 27 Desember 1949.

  2. Dibentuk Republik Indonesia Serikat (RIS) yang terdiri dari Republik Indonesia (Yogyakarta) dan negara-negara bagian buatan Belanda.

  3. Dibentuk Uni Indonesia–Belanda, yang dipimpin oleh Ratu Belanda, sebagai bentuk kerja sama antara kedua negara.

  4. Indonesia harus mengambil alih utang Hindia Belanda sebesar ± 4,3 miliar gulden.

  5. Masalah Irian Barat (Papua) belum diserahkan kepada Indonesia dan akan dibicarakan kembali dalam waktu 1 tahun.


📅 Akibat dan Dampak KMB

  1. Belanda secara resmi mengakui kedaulatan Indonesia (kecuali Irian Barat).

  2. Indonesia berubah bentuk menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS).

  3. Pada 17 Agustus 1950, RIS dibubarkan dan kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

  4. Masalah Irian Barat baru diselesaikan melalui Perjanjian New York (1962).


🕊️ Makna Penting KMB

  • Puncak keberhasilan perjuangan diplomasi Indonesia.

  • Indonesia diakui secara de jure dan de facto oleh Belanda dan dunia internasional.

  • Menunjukkan bahwa perjuangan bangsa Indonesia tidak hanya dengan senjata, tetapi juga lewat jalan diplomasi.


0 komentar:

Posting Komentar